Jumat, 14 Oktober 2016

Pitot - Static Instrument


Published by : Fahmi Prayogi. S


Pitot-Static instrument ialah instrument dengan mengukur tekanan udara yaitu : Static pressure dan Dynamic Pressure ( RAM AIR ) . Instrument tsb ialah ASI ( Airspeed Indicator ), Altimeter, VSI ( Vertical Speed Indicator ) . Dynamic Air ( RAM AIR ) berasal dari pitot tube yang searah dengan pergerakan pesawat terhadap aliran udara . Sementara Static pressure sumbernya berasal dari Static port yang mengukur tekanan static disekitar pesawat . Mari kita bahas cara kerja masing-masing instrument tsb

Gambar : Diatas ialah gambar yang menjelaskan pitot-static instrument



  A.  ASI ( Airspeed Indicator )

Cara kerja ASI ( Airspeed Indicator ) ialah dengan mengukur perbedaan tekanan antara Static pressure dan dynamic pressure . Ram Air/ Dynamic Pressure masuk ke diaphragm melalui pitot tube, Pitot tube terletak di Left Wing . Static Port terletak di sisi fuselage yang dimana fungsi dari static port ini ialah untuk mengukur tekanan static disekitar pesawat . Sekarang kita lanjut ke praktek bagaimana kerja dari ASI ( Airspeed Indicator ) .



Cara Kerja ASI ( Airspeed Indicator )

Ketika Pesawat melaju dengan kecepatan tinggi maka semakin cepat dan semakin banyak Ram Air/Dynamic air yang masuk ke Diaphragm yang mana membuat Diaphragm tersebut mengembang . Sementara apa fungsi fungsi dari static port ? yang kita sebutkan sebelumnya fungsi dari static port ialah untuk mengukur tekanan static disekitar . Prinsip kerja dari ASI ialah dengan mengukur dynamic pressure dan static pressure . Sebagai Contoh Ketika pada saat pesawat takeoff, Pilot open maximum throttle yang membuat engine bekerja maksimum alhasil kecepatan pesawat bertambah cepat . Contoh : kita katakan Static pressure disekitar nilainya ialah 14,7 PSI , semantara pesawat nya melaju dengan kecepatan tinggi dan membuat dynamic pressure yg masuk semakin cepat dan banyak. Ketika nilai dari dynamic pressure melebih dari static pressure di ground ( 14,7 PSI ) maka akan membuat Diaphgram mengembang dan menggerakan neddle indicator ASI ( show Speed Increase ) . Ketika Pesawat kecapatan nya pelan maka jumlah dari dynamic pressure yang masuk ke Diaphgram juga lambat dan sedikit sementara Nilai dari static pressure pada saat ground 14,7 dimana lebih besar dari pada nilai dynamic pressure yang membuat diapghram menghempis  . 

Pitot & Static Blockage Effect with ASI

Pitot tube Block akantetapi Drainhole remain maka apa yang terjadi terhadap ASI ( Airspeed Indicator ) ? Maka jawaban nya ialah ASI akan menunjukan ke 0 ( Zero ) . Penjelasan nya : Kita harus balik lagi ke prinsip kerja ASI ( Airspeed Indicator ) dimana ASI bekerja dengan mengukur perbedaan tekanan antara Dynamic pressure dan static pressure . Dynamic Pressure tidak akan lagi masuk melalui pitot tube ( karena blockage ) sementara dynamic pressure yang masuk akan kebuang melalui drain hole alhasil ASI tidak akan bekerja alias ASI show ( 0 ) .

Pitot tube & Drain Hole Blockage maka apa yang terjadi dengan ASI ?  Maka jawaban ialah ASI akan bekerja seperti Altimeter . Penjelasan nya :  Sebagai Contoh pitot & drain hole Blockage di ketinggian 3000 FT AMSL maka dynamic pressure ( RAM AIR ) yang masuk ke diapghram akan terjebak ( katakanlah nilai dynamic pressure nya ialah 9 ) sementara Static port berfungsi mengukur tekanan udara static disekitar semakin bertambah Altitude maka akan semakin berkurang tekanan static alhasil ketika climb akan terjadi pengurangan static pressure maka ASI akan menunjukkan increase . Sebaliknya ketika Descend maka ASI akan berkurang .

Static port Blockage maka apa yang terjadi dengan ASI ? Maka ASI akan menunjukkan trend turun ( speed decrease ) ketika pesawat climb begitu juga sebaliknya ASI akan menunjukkan trend naik ( speed increase ) ketika pesawat descend . 


B . ALTIMETER


Altimeter ialah  Altimeter ialah suatu alat yang bekerja untuk mengukur ketinggian suatu object terhadap suatu permukaan dengan cara mengukur perbedaan tekanan atmosfir bumi yang berkurang berdasarkan ketinggian , Sama seperti Anemometer yang mengukur kecepatan angin , barometer yang mengukur tekanan udara dll .Tekanan udara berkurang 1 Hpa = 1 mb = 0,0295 inHg / 30 feet dan juga tempertaure berkurang 1,98 C / 1000 feet . Altimeter mengukur ketinggian dalam satuan kaki ( feet ), prinsip kerja nya ialah dengan mengukur tekanan static disekitar pesawat .


Cara Kerja Altimeter

Prinsip kerja dari altimeter ialah dengan mengukur tekanan static disekitar pesawat yang dimana berkurang ketika ketinggian bertambah . Didalam Casing dari Altimeter terdapat Anaroid wafer dimana anaroid wafer ini dikalibrasi dengan ISA ( International Standard Atmosphere ) 29.92 inHg 1013 mb . Sementara disekitar case dari altimeter terhubung langsung oleh tekanan udara static diluar ( disekitar pesawat ) yang diukur oleh static port . Cara Kerja dari Altimeter dengan mengukur perbadaan antara tekanan yang ada di anaroid wafer dan Casing dari Altimeter . Ketika tekanan static disekitar casing altimeter lebih rendah dari pada tekanan di anaroid wafer maka Anaroid Wafer tsb akan mengembang ( Increasing Altitude ) begitu juga sebaliknya ketika tekanan static di sekitar casing altimeter lebih besar daripada tekanan yang di anaroid wafer maka itu akan membuat anaeroid wafer akan menghempis ( Decreasing altitude ) dan memutar bantang yang langsung ke gear untuk menggerakan pointer Altimeter. 





Static Port Blockage apa yang terjadi dengan altimeter ?

Apabila staticport mengalami block maka Altimeter akan Freeze/Stuck diketinggian dimana static port mengalami blockage . Contoh apabila terbang diketinggian 3000 ft dan kemudian static port mengalami blockage, apabila pesawat melakukan descend atau climb maka altimeter tidak akan berfungsi lagi ( Freeze/Stuck ) di ketinggian pesawat dimana static port mengalami blockage .

Kenapa Bisa Freeze/Stuck ?

Prinsip dari kerja altimeter ialah dengan mengukur tekanan static yang berada di casing altimeter dan di anaroid wafer . Apabila Static port mengalami blockage maka static port tidak dapat mengukur tekanan static diluar sebagai contoh apabila static port sebuah pesawat mengalami blockage di ketinggian 3.000 ft katakanlah tekanan nya static di dalam casing 10 PSI dan di anaroid wafer 14,7 PSI dari nilai tsb altimeter mengukur bahwasan nya pesawat sekarang terbang diketinggian 1.000 ft. Kemudian Static port mengalami blockage maka static port tidak dapat mengukur tekanan diluar walaupun pesawat descend atau climbing nilai nya akan tetap sesuai dengan nilai pressure diketinggian dimana pesawat mengalami blockage ( 1.000 ft ) . Penyabab static port block biasa disebabkan oleh partikel-partikel kecil seperti pasir , serangga kecil dll .

C . Vertical Speed Indicator

Vertical Speed Indicator ialah instrument dipesawat yang mengukur kecepatan vertical pesawat pada saat descend dan climb, satuan nya ialah feet per minute ( FPM ) . VSI ialah salah satu basic six instrument .



Cara Kerja VSI ( Vertical Speed Indicator )

Di dalam Case VSI terdapat Diapghram yang terkoneksi dengan static port dan Calibrated Leak yang berhubungan dengan udara yang ada sekitar case VSI, Calibrated Leak membaca tekanan udara static diluar juga sama seperti Static port . Prinsip kerja dari VSI ( Vertical Speed Indicator ) ialah dengan mengukur tekanan static yang berada di diapghram dan diruang case VSI . Calibrated Leak ialah lubang kecil yang terkoneksi ke Casing VSI, Lubang kecil ini guna untuk memperlambat udara yang ada didalam casing VSI untuk keluar seiring berkurang atau bertambahnya tekanan static pressure berdasarkan perubahan ketinggian pesawat ( Maka dari itu pembacaan VSI delay beberapa second ).
Mari kita aplikasikan ketika VSI menunjukan trend climb, Diapghram menghempis dikarenakan tekanan udara didalam case VSI lebih besar daripada tekanan udara yang berada di diapghram, begitu juga sebaliknya ketika VSI menunjukkan trend descent, Diapghram mengembang dikarenakan tekanan di case VSI lebih kecil dibandingkan didalam diapghram . Contoh Ketika pesawat maintain ketinggian 3000 ft ( dimana tekanan static di dalam case VSI dan didalam diapghram sama ) ketika pilot melakukan descent maka tekanan udara yang berada diapghram langsung bertambah ( karena semakin rendah ketinggian semakin besar tekanan udara ) sementara tekanan udara static yang berada di case VSI mencoba untuk menyamakan dengan tekanan udara diluar juga akan tetapi lubang dari calibrated leak yang kecil menghambat tekanan udara masuk kedalam case VSI tsb . Hal ini membuat terjadinya perbadaan pressure antara tekanan udara di dalam case VSI dan di dalam diapghram. Begitu juga sebaliknya ketika pesawat climb , dimana ketika pesawat climb maka akan terjadi terjadi pengurangan tekanan udara didalam diapghram sementara tekanan udara didalam case VSI juga mencoba menyesuaikan dengan tekanan udara diluar akan tetapi dikarenakan lubang calibrated leak kecil, hal ini menghambat tekanan udara untuk segera menyesuaikan tekanan udara dengan tekanan diluar . Olehkarena hal ini maka terjadi perbedaan pressure antara case VSI dan juga tekanan udara didalam diapghram .


Apa yang terjadi dengan VSI ketika static port blockage ?

Ketika static port menglami blockage maka efeknya ke VSI ialah VSI kan tidak akan berfungsi alias VSI kan tetap VSI 0 walaupun melakukan descent atau climb . Kenapa VSI menunjukan 0 ? karena prinsip kerja dari VSI ialah dengan mengukur tekanan yang ada di ruang case VSI dan juga di diapghram. Ketika Staticport mengalami blockage maka VSI tidak berfungsi karena tidak ada tekanan udara yang diukur karena static port block .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar